Model dan desain baju kerja pabrik bermacam-macam, ada yang berupa kaos, kemeja, jaket, celana, jas lab, topi dan masih banyak lagi. Bahan yang digunakan untuk membuat baju seragam kerja pabrik bisa disesuaikan dengan keinginan dari masing-masing pabrik atau perusahaan itu sendiri.

Pada umumnya, bahan yang digunakan untuk baju kerja pabrik terbuat dari bahan japan drill, taipan drill, American drill, kanvas atau lacoste. Namun, lebih banyak yang menggunakan bahan drill atau bahan oxford untuk bahan pembuatannya. Karena bahan-bahan tersebut tergolong bahan berkualitas baik, nyaman saat digunakan juga harganya cukup terjangkau murah.

Penyediaan contoh seragam baju kerja pabrik ini digunakan untuk atasan maupun karyawan yang berfungsi untuk menjaga keselamatan para karyawan dan juga berfungsi untuk menunjukan identitas dari pabrik atau perusahaan tersebut.

Contoh desain baju seragam kerja pabrik

Contoh Baju Seragam Kerja Pabrik

1. Model seragam kerja pabrik untuk mekanik atau teknisi

Biasanya seragam yang dikhususkan untuk mekanik atau teknisi mengkombinasikan antara warna kuning dengan warna biru untuk kemejanya, agar seragam mereka terlihat menarik sedangkan untuk celananya menggunakan warna biru.

Kantong kemejanya terletak pada bagian depan dengan warna kuning untuk bagian penutupnya yang akan memberikan kesan elegan saat dilihat orang. Harga seragam kerja pabrik, ditentukan dari bahan apa yang akan digunakannya.

2. Model seragam wearpack untuk montir

Biasanya desain seragam wearpack untuk montir memadukan antara warna merah dengan warna hitam dalam satu set baju, ada juga yang memadukan antara warna merah hitam dengan biru, atau warna abu-abu dengan merah.

Desain atau model wearpack memakai kombinasi warna merah dan biru, warna tersebut diletakkan pada bagian bahu sampai perbatasan dada hingga sepanjang lengan, pada bagian bukaan kantong celananya diberi warna yang senada. Pada bagian dada terdapat aksesoris berupa kantong besar yang diletakkan sebelah kanan dan kiri. Anda juga bisa mengkombinasikannya dengan desain seragam kantoran.

3. Model seragam kerja pabrik dengan garis di dada

Seragam kerja pabrik ini modelnya sama seperti wearpack namun bisa dikombinasikan dengan kemeja beserta dasinya. Memiliki desain yang cukup bagus dengan motif garis pada bagian dada.

4. Model seragam kerja pabrik bagian produksi

Model seragam ini biasanya selalu sepaket dengan topi berbahan kanvas sedangkan untuk kaosnya memakai model atau desain kaos wangki atau polo shirt. Bordir logo perusahaan atau pabriknya terletak pada bagian depan sebelah kiri dan di samping lengan kanan atau kiri. Fungsi topinya sendiri digunakan untuk penutup kepala agar mencegah rambut atau kotoran jatuh pada makanan atau produk hasil dari pabrik tersebut.

Sekian artikel mengenai contoh  baju seragam kerja pabrik ini yang bisa Anda pilih untuk karyawan di pabrik atau perusahaan Anda. Semoga bermanfaat.