Baju kerja bisa dikatakan menjadi kebutuhan pokok bagi suatu perusahaan. Dengan menggunakan seragam kerja pabrik untuk karyawannya ini diharapkan agar masyarakat juga kline dapat membedakan sekaligus mengenal karakteristik pabrik atau perusahaan itu sendiri. Selain itu juga, penggunaan baju kerja pabrik berfungsi untuk membangun citra atau membranding sebuah perusahaan.

Penyediaan seragam kerja pabrik ini tidak hanya diperuntukan oleh karyawan saja, namun juga untuk dipakai oleh atasan sebuah pabrik atau perusahaan tersebut yaitu oleh manajer maupun direktur.

Beberapa manfaat dan fungsi penggunaan seragam kerja pabrik

fungsi seragam kerja pabrik

Dibawah ini terdapat beberapa fungsi baju kerja pabrik yang biasa dipakai oleh karyawan atau pekerja pabrik, berikut diantaranya:

Seragam Kerja Atasan (Manajer atau Direktur)

Umumnya para atasan seperti manajer atau direktur biasanya menggunakan pakaian yang formal, namun perlu Anda ketahui bahwa terkadang mereka pun mengenakan baju kerja pabrik di hari-hari tertentu. Desain seragam kerja pabrik untuk manajer atau direktur biasanya kemeja lengan pendek dengan kancing yang tertutup, sehingga akan memberi kesan tampak lebih simpel dan rapi.

Pada bagian depannya terdapat saku di sebelah kiri, dengan bordir logo perusahaan di atas saku dan pada bagian bahu belakang di bawah leher. Bahannya sendiri biasanya terbuat dari material kain American drill. Selain bertujuan untuk menunjukan identitas perusahaan, pemakaian seragam kerja untuk atasan ini juga berfungsi sebagai menunjukkan rasa persamaan terhadap semua karyawannya (egaliter).

Seragam Kerja Pabrik Bagian Produksi

Fungsi Seragam kerja pabrik utamanya yang berada di bagian produksi, seragam yang dipakai biasanya selalu satu paket dengan topi yang terbuat dari bahan kanvas. Desain seragam kerjanya biasanya dengan model kaos wangki atau polo shirt. Bordir logo perusahaan yang terletak di depan sebelah kiri dan di samping lengan kanan atau kiri.

Model seragam kerja pabrik ini lebih banyak dipilih dibandingkan dengan model kemeja biasa, karena dianggap lebih nyaman ketika digunakan. Mengingat juga bahwa aktivitas pekerjaan mereka pun selalu berada di dalam ruangan yang cukup panas.

Penggunaan topi sendiri digunakan sebagai penutup kepala untuk mencegah rambut atau kotoran yang jatuh pada makanan atau produk hasil dari pabrik atau perusahaan tersebut.Keberadaan topi juga sangat dianjurkan bagi pabrik yang mengutamakan faktor kebersihan dan keselamatan kerja.

Jenis bahan kain yang digunakan untuk membuat topi kerja ini yaitu kain drill, laken, denim, rafel, famatex, nagatex dan lain-lain. Selanjutnya, topi kerja ini akan dibordir sesuai dengan brand dan logo pabrik atau perusahaan terkait yang berguna sebagai penunjuk identitas.

Itulah beberapa fungsi dari seragam kerja pabrik yang dapat saya jelaskan dan penting untuk Anda ketahui khususnya bagi Anda yang hendak membuat seragam kerja untuk karyawan di pabrik perusahaan Anda.

Demikianlah artikel ini saya buat. Semoga bermanfaat.